Perbedaan e-Commerce, Marketplace dan Online Store

Perbedaan e-Commerce, Marketplace dan Online Store

Internet banyak mengubah semua sisi kehidupan kita. Baik dari cara berkomunikasi, besosialisasi, menyalurkan hobi bahkan sampai dengan melakukan transaksi keuangan. Memang tidak bisa dipungkiri jika internet mempermudah kita dalam berbagai hal tersebut. Bahkan untuk saat ini banyak orang yang beralih profesi dengan memanfaatkan akses internet. seperti contohnya adalah melakukan penjualan dengan memanfaatkan akses internet.

          Dengan demikian semakin berkembangnya teknologi serta berbagai kemudahan yang diberikan oleh internet, transaksi penjualan dan pembelian pun juga banyak dilakukan secara online. Baik itu dilakukan dengan memanfaatkan sosial media, website maupun marketplace sebagai platform jual beli. Mungkin Anda sering mendengar istilah online shop, marketplace, dan e-commerce. Sebenarnya apa perbedaannya?

  1. E-commerce
Sumber: unctad.org

e-commerce atau electronic commerce alah segala aktivitas jual beli yang dilakukan melalui media elektronik. Meskipun sarananya meliputi televisi dan telepon, kini ecommerce lebih sering terjadi melalui internet. Karena pengertian tersebut, ada kesalahpahaman tentang ecommerce dan marketplace. Istilah ecommerce digunakan untuk mendeskripsikan semua transaksi yang memakai media elektronik. secara mudahnya, e-commerce diibaratkan Sebuah brand atau seorang penjual membuat sebuah website khusus untuk menjual barang-barang yang dia jual. Jadi di dalam website tersebut hanya menjual produk – produk dari brand atau penjual tersebut. Selain itu, semua transaksi juga dilakukan melalui website tersebut menggunakan shopping cart dan payment gateway.

  1. Marketplace
Sumber: fajarpos.com

Marketplace memiliki konsep yang mirip dengan pasar tradisional. Pada dasarnya, marketplace menyediakan tempat bagi mereka yang ingin berjualan di website mereka. Kemudian pihak marketplace akan memunculkan barang jualan itu ketika ada calon pembeli yang melakukan pencarian. Jika si calon pembeli memang mau membeli barangnya, mereka bisa melakukan pembayaran melalui marketplace itu sendiri. Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Bisa dikatakan marketplace adalah deparment store online. Contoh perusahan e-commerce terbesar didunia antara lain adalah amazon, Alibaba, jd.com dan rekuten. Sedangkan perusahan e-commerce di Indonesia antara lain adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada dan Blibli.

  1. Online shop
Sumber: merdeka

online shop mengacu pada berbagai toko yang ada pada platform online. Pada dasarnya, online shop adalah tempat dimana terjadinya suatu transaksi penjualan barang atau jasa di internet. Online shop tidak harus ada pada website. Online shop juga bisa membuka toko online di social media seperti Facebook dan Instagram. Penjual dan pembeli dapat berhubungan langsung dengan pembeli.

Secara garis besar online shop adalah semua kegiatan perdagangan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. marketplace dan E-commerce adalah bagian dari online shop. Penjelasan singkat diatas adalah perbedaan antara e-commerce, marketplace dan online shop. Semoga dapat membantu dan memberikan pengetahuan tambahan yang berhubungan dengan digital marketing. Selalu ikuti update artikel-artikel terbaru mengenai digital marketing di sini. Atau hubungi kami di

Website: www.aksepta.com

Instagram: @aksepta

Facebook: Aksepta digital strategy

Linkedin: Aksepta

Aksepta Srategi Indonesia, Samarinda, Kalimantan timur.

Tinggalkan Balasan